BusinessPulse

28 perusahaan di Indonesia masuk Fortune 100 Best Companies to Work For Southeast Asia 2026. Indosat jadi satu-satunya yang berkantor pusat di Indonesia.

Indosat Satu-satunya Perusahaan Asal Indonesia di Daftar 100 Tempat Kerja Terbaik Asia Tenggara

Tim kerja di kantor Jakarta

Sebanyak 28 perusahaan bersertifikasi Great Place To Work di Indonesia masuk daftar Fortune 100 Best Companies to Work For Southeast Asia 2026. Daftar edisi kedua ini dirilis Fortune bersama Great Place To Work pada 3 November 2026, seperti dikutip dari ANTARA. Dari 28 perusahaan tersebut, hanya satu yang berkantor pusat di Indonesia, yaitu Indosat Ooredoo Hutchison.

Indosat menempati peringkat ke-50, naik sembilan peringkat dari posisi ke-59 pada edisi sebelumnya, dilansir IDN Times. Di posisi teratas, perusahaan logistik DHL meraih peringkat pertama, disusul jaringan hotel Hilton dan Marriott International.

Disusun dari Survei 1,3 Juta Karyawan

Peringkat ini tidak disusun dari penilaian juri. Menurut IDN Times, daftar tersebut berbasis survei rahasia terhadap 1.322.537 karyawan di 10 negara Asia Tenggara, yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Karyawan diminta menanggapi 60 pernyataan dan dua pertanyaan terbuka dengan metodologi For All milik Great Place To Work. Perusahaan mendapat nilai lebih tinggi jika pengalaman positif dirasakan merata di berbagai fungsi, jenjang jabatan, dan kelompok demografis. Jumlah karyawan di Asia Tenggara serta jumlah negara tempat perusahaan disertifikasi juga ikut diperhitungkan. Situs Fortune mencatat, perusahaan yang masuk harus bersertifikasi Great Place To Work dan mempekerjakan minimal 200 orang di kawasan ini.

Tujuh dari Sepuluh Besar Punya Kantor Bersertifikasi di Indonesia

Indonesia cukup menonjol di papan atas. Tujuh dari sepuluh perusahaan teratas memiliki tempat kerja bersertifikasi di Indonesia, yakni DHL, Hilton, Marriott International, Cisco, Capella Hotels and Resorts, Schneider Electric, dan Allianz di peringkat ke-10, dikutip dari ANTARA.

Di luar sepuluh besar, nama lain yang tercatat antara lain Syngenta di peringkat ke-13, Hilti ke-14, Ericsson ke-15, Shiseido ke-18, dan Servier ke-25, menurut IDN Times. ANTARA menyebut sektor manufaktur menjadi penyumbang terbanyak di antara 28 perusahaan tersebut, diikuti sektor kesehatan dan farmasi seperti MSD, Medtronic, Becton Dickinson, dan Galderma.

Indosat dan Budaya Kerja di Tengah Transformasi AI

Dalam rilis resmi Great Place To Work, Indosat disebut melayani sekitar 94 juta pelanggan dan tengah menjalankan strategi sebagai AI-native telco, yaitu membangun infrastruktur cloud dan komputasi kecerdasan artifisial di samping jaringan selulernya. Data Fortune yang dikutip Liputan6 mencatat pendapatan Indosat sebesar 3,472 miliar dolar AS.

Managing Director Great Place To Work Southeast Asia and ANZ, Evelyn Kwek, menilai naiknya Indosat ke peringkat ke-50 menunjukkan pentingnya budaya kerja yang kuat dalam mendukung ambisi teknologi perusahaan. Ia menambahkan, transformasi tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan teknologi baru, tetapi juga harus dibarengi pengembangan kualitas sumber daya manusia, seperti dikutip dari IDN Times.

Apa Artinya bagi Perusahaan di Indonesia

“Tenaga kerja Indonesia memiliki potensi besar,” kata Evelyn Kwek, dikutip dari ANTARA. Menurutnya, budaya kerja yang kuat berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan.

Bagi pelaku usaha, daftar ini memberi gambaran bahwa yang dinilai bukan sekadar fasilitas kantor atau besarnya gaji, melainkan seberapa merata karyawan merasakan pengalaman kerja yang baik. Dengan baru satu perusahaan berkantor pusat di Indonesia yang masuk, ruang bagi perusahaan lokal untuk ikut bersaing di daftar berikutnya masih terbuka lebar.

Rujukan: ANTARA, IDN Times, Liputan6, Fortune, Great Place To Work Indonesia, PR Newswire

Tim Redaksi Räv Media

Räv Media membedah brand dan bisnis dari sisi strategi dan marketing. Setiap artikel melewati riset dan penyuntingan redaksi sesuai pedoman media siber.

Kenali redaksi & pedoman kami →
Iklan Iklan
Iklan
Scroll to Top