Biasanya iklan dilewati penonton secepat mungkin. Iklan Shopee 11.11 tahun ini justru ditonton puluhan juta kali, dan gerakan tarinya ditirukan warganet. Bintangnya adalah no na, girl group asal Indonesia yang tahun ini masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia.
Iklan yang Dikemas seperti Video Musik
Untuk kampanye Shopee 11.11 Big Sale yang berlangsung 25 Oktober hingga 11 November 2026, Shopee menggandeng no na: Baila Fauri, Christy Gardena, Shazfa Adesya, dan Esther Geraldine. Dilansir IDN Times, iklannya dibuat seperti video musik dengan latar pantai tropis, koreografi, dan jingle berlirik campuran bahasa Indonesia dan Inggris. Iklan itu juga memasukkan unsur lokal seperti batik, jamu, dan kue cubit.
Menurut ANTARA, per 2 November 2026 video kolaborasi tersebut sudah ditonton 21 juta kali di TikTok, 15 juta kali di YouTube, dan 10 juta kali di Instagram, atau sekitar 46 juta tayangan secara total.
Warganet Ikut Menyebarkan
Tribunnews mencatat komentar warganet yang menyebut no na sebagai “duta Shopee paling pecah sepanjang sejarah”, sampai candaan “akhirnya Shopee ter-Nona-Nona”. Ada pula yang meminta gerakan tarinya dijadikan dance challenge. Tak lama, sejumlah kreator mengunggah versi joget mereka sendiri, termasuk Inka Andestha.
Siapa no na?
no na adalah girl group Indonesia pertama yang dinaungi 88rising, label yang sebelumnya melambungkan Rich Brian dan NIKI, seperti ditulis Good News From Indonesia. Mereka debut pada 2 Mei 2025 lewat single “Shoot”. Sebelumnya, dua anggotanya pernah mengikuti ajang pencarian bakat: Baila di Indonesian Idol Junior dan Esther di Indonesian Idol. Pada 2026, Popmama mencatat no na menjadi girl group Indonesia pertama yang masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia.
Pelajaran untuk Brand
Kampanye ini menunjukkan iklan tidak harus terasa seperti iklan untuk bisa menjual. Saat iklan dikemas sebagai konten yang ingin ditonton ulang dan ditirukan, penonton ikut menyebarkannya sendiri. Pola ini juga terlihat dari perjalanan Forrest Li, sosok di balik Shopee, yang sejak awal membangun bisnisnya lewat hiburan dan komunitas.
Rujukan: ANTARA, IDN Times, Tribunnews, Good News From Indonesia, Popmama
Räv Media membedah brand dan bisnis dari sisi strategi dan marketing. Setiap artikel melewati riset dan penyuntingan redaksi sesuai pedoman media siber.
Kenali redaksi & pedoman kami →
